Manfaat Pendekatan Sejarah dalam Studi Hubungan Industrial dan Gerakan Buruh Kontemporer
Access status:
Open Access
Type
ArticleAuthor/s
Ford, MicheleAbstract
Dalam konteks studi kontemporer, pendekatan sejarah bukan berarti memusatkan perhatian pada masa lalu, melainkan mengembangkan sikap kritis terhadap sejarah perburuhan dan dampaknya pada perkembangan masa kini. Di Indonesia, dengan perubahan peta hubungan industrial yang dimulai pada masa kepresidenan Habibie, sudah saatnya hubungan industrial dan institusi gerakan buruh kontemporer dikaji secara lebih serius dengan memakai pendekatan sejarah yang tidak hanya deskriptif, tetapi juga analitis.Dalam konteks studi kontemporer, pendekatan sejarah bukan berarti memusatkan perhatian pada masa lalu, melainkan mengembangkan sikap kritis terhadap sejarah perburuhan dan dampaknya pada perkembangan masa kini. Di Indonesia, dengan perubahan peta hubungan industrial yang dimulai pada masa kepresidenan Habibie, sudah saatnya hubungan industrial dan institusi gerakan buruh kontemporer dikaji secara lebih serius dengan memakai pendekatan sejarah yang tidak hanya deskriptif, tetapi juga analitis.
See less
See less
Date
2002-01-01Publisher
AKATIGALicence
OtherFaculty/School
South East Asia CentreCitation
Ford, M. (2002). Manfaat Pendekatan Sejarah dalam Studi Hubungan Industrial dan Gerakan Buruh Kontemporer. Jurnal Analisis Sosial, 14, 135-145Share